7 Tips Efektif untuk Mencegah Korupsi Sistem File

Bagikan sekarang:

Kerusakan Sistem File dapat mengakibatkan drive penyimpanan tidak terbaca, sehingga menyebabkan data drive tidak dapat diakses. Oleh karena itu, tidak ada yang mau menerima korupsi sistem file. Pada artikel ini, kami akan membagikan 7 trik efektif untuk mencegah masalah yang mengganggu ini.

Pernahkah Anda mengalami kerusakan sistem file? Jika drive penyimpanan menunjukkan 0 byte atau dalam status "Tidak terisi", Anda dapat menduga bahwa sistem file rusak. Juga, dalam keadaan ini, Anda mungkin mendapatkan beberapa pesan kesalahan, seperti "Struktur disk rusak dan tidak dapat dibaca" atau "Volume ini tidak berisi sistem file yang dikenali", dll.

7 Tips Efektif untuk Mencegah Korupsi Sistem File

Seperti yang kita semua tahu, sistem file bertanggung jawab untuk mengontrol bagaimana data disimpan dan dipulihkan. Oleh karena itu, jika sistem file rusak, Anda tidak akan dapat mengakses drive penyimpanan, tentu saja termasuk datanya. Dengan demikian, korupsi sistem file adalah masalah yang cukup serius. Anda lebih baik mengikuti 7 tips berguna berikut untuk menghindarinya.

1. Blokir Virus/Malware

Pertama-tama, Anda harus melindungi drive Anda dari virus dan malware. Di era modern ini, virus semakin canggih dan mutakhir. Mereka dapat merusak sistem file dengan mudah. ​​Oleh karena itu, sebaiknya Anda memasang perangkat lunak antivirus yang andal di PC Anda dan memindai drive Anda secara berkala.

2. Matikan Sistem dengan Benar

Selain itu, sistem file dapat rusak karena shutdown sistem komputer yang tidak tepat. Misalnya, jika listrik padam secara tiba-tiba, PC mati secara tiba-tiba dan dengan tidak semestinya, sistem file drive akan terancam. Singkatnya, Anda harus selalu menggunakan sistem matikan dengan cara standar.

3. Jangan Hapus File Sistem Dengan Mudah

Jika Anda menemukan bahwa drive Anda akan kehabisan ruang penyimpanannya, Anda akan mencoba mengosongkan ruang, seperti menghapus file besar dan tidak berguna. Dalam skenario ini, Anda harus tetap berhati-hati, mencegah penghapusan file sistem yang diperlukan secara keliru. Jika tidak, sistem file drive mungkin rusak.

4. Periksa Hard Drive Secara Rutin

Selain itu, seperti yang kita semua tahu, bad sector adalah masalah umum pada hard drive. Mereka juga dapat menyebabkan kerusakan sistem file. Dengan demikian, Anda harus tetap memeriksa hard drive Anda secara teratur untuk memperbaiki bad sector di dalamnya. Misalnya, di Mac, Anda dapat menggunakan Utilitas Disk. Di Windows, Anda dapat menerapkan CHKDSK sebagai gantinya.

5. Hapus Drive dengan Aman

Untuk mengakses drive penyimpanan eksternal, Anda harus menghubungkannya ke komputer. Kemudian, ketika Anda perlu menghapus drive, Anda harus menggunakan opsi "Aman untuk Menghapus Perangkat Keras". Jika Anda mengeluarkannya tanpa menggunakan opsi aman, tidak hanya data drive yang rusak, seperti Outlook rusak file, tetapi juga sistem file mungkin dalam bahaya.

6. Hindari Kegagalan Konversi Sistem File

Terkadang, Anda mungkin perlu mengonversi sistem file hard drive Anda, seperti mengubah FAT ke NTFS atau ke HFS, dll. Selama konversi tersebut, Anda harus menjaga semua risiko potensial untuk mencegah kegagalan konversi sistem file. Misalnya, Anda harus memastikan catu daya, kompatibilitas, sisa ruang penyimpanan, dan sebagainya.

7. Mencegah Kegagalan Instalasi Ulang Sistem

Last but not least, jika Anda berniat untuk menginstal ulang sistem Anda, Anda harus tetap waspada. Jika penginstalan ulang sistem terganggu, sistem file pasti akan rusak. Oleh karena itu, Anda harus membuat cadangan data Anda sebelum menginstal ulang sistem.

Pengantar Penulis:

Shirley Zhang adalah pakar pemulihan data di DataNumen, Inc., yang merupakan pemimpin dunia dalam teknologi pemulihan data, termasuk memperbaiki mdf dan produk perangkat lunak perbaikan pandangan. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.datanumen.com

Bagikan sekarang:

Komentar ditutup.