Mungkinkah Memulihkan File yang Dihapus dari Solid State Drive yang Mendukung TRIM?

Bagikan sekarang:

Solid state drive (SSD) dapat meningkatkan kinerja komputer Anda dengan fitur TRIM. Namun, fungsi ini juga akan sangat mengurangi kemungkinan pemulihan data. Jadi, iniost akan menyelidiki masalah ini.

Pulihkan File yang Dihapus dari Solid State Drive yang Mendukung TRIMDibandingkan dengan hard disk drive tradisional, solid state drive memang memiliki banyak keunggulan. Misalnya, solid state drive tidak memiliki komponen yang bergerak di dalamnya, sehingga SSD kebal terhadap masalah mekanis, seperti kerusakan kepala drive. Selain itu, solid state drive bekerja melalui teknologi memori Flash, sehingga SSD dapat membuat PC pengguna berjalan jauh lebih cepat. Seiring perkembangannya, SSD semakin murah. Oleh karena itu, SSD semakin populer saat ini.

Namun, bukan berarti solid state drive tidak sempurna. Solid state drive tetap bisa rusak. Data internal juga akan terpengaruh. Oleh karena itu, Anda tetap perlu melakukan pencadangan data secara berkala, yang akan sangat membantu pemulihan data di kemudian hari. Misalnya, jika solid state drive rusak dan file PST Anda rusak, untuk memulihkannya, Anda perlu melakukan pencadangan data secara berkala. PST korup Memulihkan data melalui cadangan akan cukup mudah. ​​Jika Anda tidak memiliki cadangan, memulihkan data dari solid state drive akan jauh lebih rumit daripada hard disk drive karena SSD generasi saat ini dilengkapi dengan fitur TRIM, yang memang membantu, tetapi juga menimbulkan beberapa masalah terkait pemulihan data. Di sini, kami akan membahas masalah ini secara detail.

Pengenalan Singkat Fitur TRIM pada SSD

Mengenai fitur TRIM, singkatnya, ketika Anda menghapus data apa pun dari SSD berkemampuan TRIM, drive akan segera menghapus semua sektor secara permanen. TRIM adalah fitur baru untuk SSD versi baru, yang dapat mempercepat penulisan data dengan mengosongkan sel memori flash segera setelah Anda menghapus data apa pun. TRIM akan memungkinkan sistem operasi PC untuk memberi tahu drive tentang sektor data yang kosong ketika tersedia setelah penghapusan. Dengan kata lain, blok tempat data yang dihapus berada akan terhapus pada saat data dihapus.

Sulit Memulihkan File yang Terhapus pada SSD yang Mendukung TRIM

Faktanya, SSD generasi lama tidak memiliki fitur TRIM. Jadi, memulihkan data setelah penghapusan data pada SSD jenis tersebut cukup mudah karena file yang dihapus hanya dihapus dari entri indeksnya. Padahal, file aslinya masih utuh. Tidak seperti SSD versi lama, SSD generasi baru umumnya dilengkapi dengan fitur TRIM. Jadi, ketika Anda menghapus data apa pun, data tersebut akan dihapus sekaligus dan selamanya. Tidak diragukan lagi bahwa peluang pemulihan data pada SSD yang mendukung TRIM cukup kecil.

Kasus Luar Biasa Pemulihan File Mudah pada SSD

Tentu saja, masih ada beberapa kasus luar biasa di mana Anda masih dapat memulihkan data yang terhapus di SSD. Biasanya, hal ini terjadi karena konfigurasi SSD atau sistem operasinya tidak mendukung perintah TRIM. Berikut ini beberapa contoh pengecualiannya.

  1. Anda menggunakan SSD generasi lama yang tidak mendukung TRIM.
  2. Anda menggunakan SSD dalam array RAID karena array tersebut tidak dapat mendukung TRIM.
  3. Anda menggunakan SSD yang telah diformat dengan sistem berkas FAT32.
  4. Anda menggunakan SSD eksternal dengan menghubungkannya ke komputer melalui port USB atau firewire.
  5. Anda menjalankan SSD pada versi Windows lama (sebelum Vista) atau versi Mac OS lama (sebelum 10.6.8), yang tidak dapat mendukung TRIM.
  6. Anda menggunakan SSD yang sistem berkasnya terganggu dan volumenya tidak dapat diakses.
  7. Anda menggunakan SSD terenkripsi karena TRIM tidak dapat berjalan pada volume terenkripsi.

Pengantar Penulis:

Shirley Zhang adalah pakar pemulihan data di DataNumen, Inc., yang merupakan pemimpin dunia dalam teknologi pemulihan data, termasuk perbaikan sql dan produk perangkat lunak perbaikan pandangan. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.datanumen.com

Bagikan sekarang:

Komentar ditutup.